18+ Hal buruk pria yang harus dipertimbangkan sebelum menikah

my big fat greek wedding
Misalnya kamu lagi seleksi pria yang akan jadi pasangan hidup kamu, lagi jatuh cinta heboh banget sampai ngerasa cuma kalian berdua penghuni bumi dan sisanya ngekos. Aku ingatkan, banyak pria yang nggak pantas untuk kita, sang wanita, karena wanita ingin dimengerti lewat tutur lembut dan laku agung (pinjam lirik lagu dari Ada Band).

Biasanya kalau udah jatuh cinta tingkat akut pasti nggak peduli kekurangan pasangan, dimaki-maki sama pasangan juga kayaknya nggak masalah deh, seakan mati rasa. Kalau kata adik kelasku waktu SMA dulu, “jatuh cinta itu manis banget, makan tai aja rasanya kayak makan coklat”, aku nggak ngerti kenapa dia bisa bilang begitu, apa jangan-jangan dia udah nyobain makanya tau rasanya kayak coklat? Ah nggak peduli deh, lanjut ke topik utama.

Pokoknya maksud utamaku ini mau mengajak kalian para wanita untuk sadar dan teliti memilih pasangan hidup alias suami. Pacaran sih mungkin gampang, kalau nggak cocok ya putus, tapi kalau udah nikah? Masa mau cerai?

Hal buruk pria yang harus dipertimbangkan adalah yang…

1. Merahasiakan masa lalu
Ada yang pernah bilang ke aku seperti ini, “masa lalu nggak penting, yang penting itu seseorang yang sekarang. semua orang pasti punya masa lalu yang buruk, jadi nggak usah ungkit masa lalu seseorang”.

Iya benar, tapi kalau menurutku sih namanya pasangan harus saling terbuka apalagi soal masa lalu, ini bukan ungkit loh, tapi saling terbuka, catat itu. Nggak ada salahnya toh membuka masa lalu ke pasangan? Itu khan tahap mengenal masing-masing, apa salahnya?

Bayangkan, contoh aja kalau si pria ini ternyata dulunya suka dugem, pemakai narkoba, mabuk-mabukan, udah sering tiduri wanita, korupsi, dll. Tapi pacarnya nggak tau apapun karena semua dirahasiakan. Tiba-tiba ada yang sebut semua kejelekan si pria di masa lalu (contoh udah tiduri 1001 wanita) dan bukti-buktinya, gimana rasa sakitnya hati ini sementara kita nggak tau apapun?

Hmm atau tiba-tiba ada yang muncul ngaku mantan istrinya, nah lho?

2. Egois stadium tinggi
Cari pasangan hidup itu ya harus saling toleransi. Kalau pria yang terlalu mementingkan diri sendiri sih buang jauh-jauh aja. Baru pacaran aja udah egois, nanti kalau udah nikah apa kamu yakin bisa tahan?

3. Sering mengarang cerita yang bagus tentang dirinya (membanggakan diri)
Cerita dengan menjelekkan orang lain dengan tujuan menutup kejelekan diri sendiri. “Teman-temanku tuh yang begitu, aku sih enggak mungkin, aku orangnya khan baik-baik, mana mungkin aku bisa begitu”. Kira-kira seperti itu lah.

4. Sering berkata kasar atau kotor kalau emosi
Emosi memang wajar, tapi separah-parahnya emosi dengan orang yang kita sayang rasanya nggak mungkin sampai keluarkan kata-kata yang nggak pantas.

5. Nggak bisa diajak ngobrol apa aja
Cari pasangan itu yang bisa diajak ngobrol apa aja. Kalau baru pacaran aja malas ngomong, gimana kalau udah nikah nanti?

6. Obrolan atau tindakan selalu mesum
Obrolan atau tindakannya selalu mesum. Ah yang begini tinggalin aja, kalau memang niatnya menjalin hubungan ya bukan dengan cara bermesum-mesum ria juga khan? Memang nggak ada obrolan lain selain yang mesum-mesum?

7. Sering bohong
Pria yang sering bohong itu nggak usah diharapkan. Karena orang bohong itu pasti menciptakan kebohongan lain untuk mendukung kebohongannya itu. Mau hidup dengan kebohongan terus dari dia?

8. Memanfaatkan wanita
Siapa sih yang mau dimanfaatkan? Memanfaatkan yang aku maksud ini banyak, memanfaatkan kebaikan, sebagai pemicu semangat, atau mensiasati kecerdasan bahkan kebutuhan seksualisasi. Ah jadi vickynisasi deh.

9. Membatasi kita dengan teman-teman kita
Paling menyebalkan kalau ada yang sejak pacaran, waktu dengan teman-teman lebih berkurang, katanya sih dengan alasan “khan lagi menjalani hubungan, yang paling penting kan berdua”. Pertemanan juga penting loh, jangan sampai sejak pacaran malah pertemanan jadi renggang.

10. Memfitnah teman-teman kita supaya hubungan pertemanan hancur
Ada aja pria yang suka membuat kebohongan yang nggak wajar supaya pertemanan hancur. Contoh percakapan,

Pria :
Teman-teman kamu nggak suka sama aku, katanya kita nggak cocok, kamu jauhin aja semua teman kamu, mereka nggak suka liat kita bahagia

Wanita :
Siapa yang bilang? coba sebut orangnya.

Pria :
Udah kamu nggak perlu tau. jauhin aja semua teman kamu, aku nggak suka mereka ikut campur.

Aku juga nggak jelas kenapa bisa ada pria seperti ini.

11. Selalu berusaha mengubah atau mengatur kita
Siapa sih yang nggak risih diatur-atur? Wajar kalau mengubah kejelekan, tapi kalau sampai mengubah suatu yang kita suka rasanya itu menyebalkan. Yakinkah kamu tahan sama orang yang tukang ngatur seumur hidup?

12. Pengangguran, malas kerja atau nggak ada tekad untuk cari nafkah
Kalau kata orang tua, “ih cowok kok malas cari duit, nanti udah nikah mau kasih makan apa buat keluarga?”. Kadang orang tua bukan matre, ada benarnya juga sih kata-kata orang tua, mereka mau yang terbaik untuk anaknya. Apa-apa sekarang perlu uang, mana ada sih yang gratis? Coba bayangkan aja selama ini orangtuamu biayai keluargamu apa aja, nah sekarang bayangkan kalau pasanganmu pengangguran gitu gimana biayai keluarga nanti?

13. Terlalu sering janji palsu
Contoh janji puluhan kali mau menjalin hubungan berdua apapun halangannya, tapi karena ada suatu halangan akhirnya malah lebih memilih orang lain. Kalau ada yang pernah ngerasain seperti ini, cocok banget dengerin Maroon 5 – Payphone.

Orang yang suka membuat janji palsu itu menyebalkan. Kenapa? Dia bisa seenaknya janjikan sesuatu, tapi giliran dia ingkar, kita harus terima aja. Kalau kita yang ingkar janji, biasanya orang itu marah luar biasa.

14. Nggak mau berusaha untuk mengerti
Wanita ingin dimengerti, semua orang ingin dimengerti. Yang paling menyebalkan itu orang yang nggak mau mengerti kita sedikitpun. Contoh menyebalkan : kalau lagi mau buang air besar aja harus sambil telponan.

15. Posesif tingkat parah
Pergi sama orang tua aja nggak boleh. Pergi sama teman nggak boleh. Acara kampus aja si pria harus ikut. Harus kasih kabar 24 jam kemanapun dimanapun sama siapapun. Aku salut kalau ada yang tahan dengan orang posesif.

16. Nggak bisa memutuskan sesuatu
Contoh,

Wanita :
Kamu kenapa selingkuh? Jadi mau kamu sebenarnya mau hubungan kita gimana sih?

Pria :

Nggak tau

Astaga. Aku juga nggak tau orang seperti ini harusnya diapain. Digebukin sekampung juga belum tentu sadar.

Masalah keputusan bukan cuma itu. Dia yang nantinya jadi kepala keluarga baiknya bisa ambil keputusan, walau kalian berdua nantinya harus “kerjasama” untuk ambil keputusan, tapi minimal dia sebagai pemimpin keluarga harus bisa dong ambil keputusan. Masa kita sebagai wanita yang harus memimpin pria sih?

17. Dikit-dikit putus
Ada masalah dikit, putus. Ada masalah kecil, break dulu sementara. Ada masalah dikit yang bikin tersinggung, “jangan saling hubungi dulu”. Kalau ada masalah khan baiknya diselesaikan, bukan dengan cara seperti itu.

18. Nggak dekat dengan orang tua
Biasanya, pria yang dekat dengan orang tua jelas keluarga harmonis. Mana enak jalin hubungan dengan pria yang nggak dekat sama orang tuanya? Kalau dia sayang sama orang tua, artinya dia berbakti. Kalau kata mamaku sih “sama orang tua sendiri aja nggak sayang, anak macam apaan itu”.

Update 5 Juni 2017

19. “Terserah”
Siapa bilang cuma kaum wanita aja yang kalau ditanya tuh jawab “terserah”, pria juga ada yang gitu dan banyaaaaak. Mungkin ini hal yang sepele, tapi untuk komunikasi aja nggak nyambung, gimana mau melanjutkan ke pernikahan? Pria khan punya peran penting dalam membina rumah tangga, bayangkan aja kalau apapun dijawab “terserah”. Baru pacaran aja udah stres menghadapi pria begitu, gimana kalau nikah nanti?

Contoh yang banyak aku baca dari curhatan orang lain di sosial media,

Pria :
Kamu beli makan siang sekalian ya

Wanita :
Kamu mau makan apa?

Pria :
Terserah, apa aja

Wanita :
Nih, aku beli Hokben

Pria :
Kok beli Hokben sih?

Wanita :
Kata kamu terserah

Pria :
Ya tapi kenapa nggak KFC aja?

20. “Nggak apa-apa”
Ini jawaban yang paling dibenci semua orang. Misal, orangnya muka murung, sedih, nggak semangat, eh ditanya malah “nggak apa-apa”. Mungkin itu hal sepele. Tapi ada lho pria yang diam lama karna ada masalah. Pria kebanyakan memilih untuk diam kalau ada masalah, beda dari wanita yang kebanyakan milih untuk curhat ke orang terdekat. Banyak pria yang diamnya kelamaan dan cuekin kamu. Berapa lama? Ada yang cuma beberapa hari, ada yang berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan tahunan. Nggak percaya? Ada lho tipe pria yang begini. Nah, apa kamu kuat dengan tipe yang begini? Menurutku sih enaknya kalau pasangan itu saling terbuka.


21. Ngajak “tidur” bareng sebelum nikah

Dari banyak curhatan orang, rata-rata yang diajak “tidur” sama pacarnya itu ujung-ujungnya nggak dinikahin alias putus atau ditinggalin. Biasanya kalau seorang pria berani ngajak “tidur”, pria itu udah pernah “tidur” sama pasangan sebelumnya. Kenapa? Ya karna si pria itu berani karna udah terbiasa. Dari curhatan para wanita, biasanya si pria ini janji akan nikah sama dia, nggak akan putusin dia, nggak akan ninggalin dia. Ya walau ada sekian persen pasangan (yang aku tau) akhirnya benar-benar nikah.

___________________

Yang penting, selama masih pacaran harus seleksi baik-baik, jangan sampai menyesal karna pilih orang yang salah.

Sumber : pengalaman pribadi dan orang lain

49 thoughts on “18+ Hal buruk pria yang harus dipertimbangkan sebelum menikah

  1. LL May 9, 2017 / 5:20 am

    Pacarku kalau marah kasar..suka ngatain aku jelek pendek, suka maki2 aku .. Udah gitu egois banget gak mau ngalah ..omongannya juga…tp setiap mau diputusin balik lagi tu orang

  2. ayax March 6, 2017 / 8:38 am

    ane cowok dan malahan beberapa point mirip sama cewek ane
    doi egois suka marah bahkan sampai ngomong kasar, doi perokok dan kadang suka mabuk2an
    tapi bener sekali yang agan katakan di atas, namanya kalo sudah jatuh cinta ane gak bisa berbuat apa apa dan selalu mengalah karena ane sayang banget sama dia,
    ane sendiri juga bingung dan tidak mengerti, kenapa ane bisa jatuh cinta dengan cewek seperti ini? ada solusi?

    • F Vian (MySuperLounge) March 6, 2017 / 1:36 pm

      Pikir ratusan..ribuan..jutaan..milyaran kali… apa kamu bakal bertahan sama cewek yang gitu?

      Kalau kata orang tua biasanya “ih perempuan apaan kayak gitu, nggak layak jadi istri. perempuan kok ngomongnya kasar, perokok, mabuk2an lagi” hahaha

      Kadang kita nggak boleh pake perasaan, kita harus pake logika.

      Dia mau dan bisa berubah nggak? Berubah itu harus dari hati sendiri, bukan dipaksa dan terpaksa.

      Layak kah dia jadi istri dan ibu dari anak kalian?

      Kalau dia nggak mau dan nggak bisa berubah, mau kah ibunya anakmu begitu?

  3. Anonymous November 30, 2016 / 4:25 pm

    Saya juga menjalani hubungan digituin, yang menyebalkan tdak di mengerti dan diatur stiap saat, dimanapun,kemanapun, pkoknx uptodate setiap saat

  4. berbie November 11, 2016 / 5:42 pm

    gue kira cuma gue yang ngalamin hal in, ternyata banyak juga. untung gue belum nikah ama dia, jd bisa tau duluan sifat aslinya..dampaknya bisa ke psikologis si cewek nih klo lama2 pacaran atau bareng ama org kek gini..biasanya karna pola asuh dr ortunya itu mah, kaya cow gue nurun dr bokapnya

    • fafa March 5, 2017 / 8:47 pm

      maaf, cowonya knapa emngnya? Bole tau ga buat jadi referensi.. aku juga lagi bingung ini soalnya 😦

  5. sisulung November 8, 2016 / 1:19 pm

    semua sifat cwo q ad disitu. yg paling nyebelin dia itu pengangguran dan suka minta .uang ktny nanti dibalikin buat modal krja krn gajinya lbih kecil dari q.. laahhh ini matre bukan sih?? kdang pengin q putusin bingung ngmongnya. kan ga mungkin q blak blak an tkut dy trsinggung. tpi q bersumpah dy emg punya ke 18 sifat itu.. parah ga tuh gue bisa pacaran am orang bgtuu.. mimpi apa gue.. dia tmen kk gue pdhal . krn kka gue dkung kirain gue dia baik tpi ternyataaaa… bantu cara mutusinyaa.. huaaa udah ga tahan baru pacaran 3 bulan inih

    • F Vian (MySuperLounge) November 8, 2016 / 1:29 pm

      kalau memang buat modal kerja sih nggak masalah, tapi yang jadi masalah itu kalau pinjam terus.
      kita khan juga pasti punya kebutuhan lain, kalau uang kita pas-pasan nggak mungkin kita terus kasih pinjam uang.

      baru jadi pacar kok gitu. dia sebagai pacar juga baiknya jangan nyusahin pacarnya.

      mending blak-blakan daripada kamu pendam sendiri, kesel sendiri.

      baiknya kamu ngomong terus terang berdua, kalau takut misalnya dia nanti responnya kasar, bisa minta bantuan kakakmu.

  6. vermes November 5, 2016 / 11:13 pm

    aku udah terlanjur nikah dan jalanin sama orang yang ada di salah satu type orang itu .. ga kuat gimana ya solusinya

    • F Vian (MySuperLounge) November 8, 2016 / 1:30 pm

      cerai sih sebenarnya nggak dianjurkan. tapi orang pilih jalan cerai karna nggak tahan dan nggak mau disakiti lagi. kita berhak punya keluarga yang nyaman lho. baiknya diskusi dengan keluargamu 🙂

  7. winda abbey October 26, 2016 / 2:51 pm

    yang ga setuju sama tulisan ini biasanya cowok, atau cowok yang kriterianya ada di tulisan ini hehehehe

  8. dessy umayrah September 17, 2016 / 11:14 am

    Itu kisah y ku jalanin sakarang
    Aku bingung harus gimana????

    • F Vian (MySuperLounge) September 17, 2016 / 11:17 am

      Pikir dan renungkan baik2 apa mau lanjutkan hubungan sama orang macam itu seumur hidup

  9. Anonymous September 2, 2016 / 7:02 pm

    gue lagi alamin hal ini dan gak tau mesti gimana karena gue terlanjur cinta sama dia

    • F Vian (MySuperLounge) September 2, 2016 / 7:12 pm

      Nah kamu pikir aja baik2, apa mau terus berhubungan sama orang begitu seumur hidup mu 🙂

  10. Ella June 13, 2016 / 1:00 am

    Ngak banget deh …

Apa komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s