Anak udah dewasa, nggak bisa diharapkan

Percakapan Mama dengan Adiknya, Tante Anna.

Mama :
Gimana nih anakmu yang laki? Waktu itu khan kamu bilang rumahnya direnovasi, sekarang harusnya udah selesai dong?

Tante Anna :
Rumahnya udah selesai direnovasi tuh, ada 3 kamar.

Mama :
Wah, asik dong. Rumahmu khan mau dijual, enak banget tuh nanti tinggal sama mereka, kamu nggak kesepian lagi deh apalagi ada cucu.

Tante Anna :
Iya, emang 3 kamar. 1 Kamar dia sama istrinya, 1 kamar anak, 1 kamar buat tamu mereka. Khan mereka sering banyak tamu tuh, ada sodara istrinya, trus temen bisnisnya juga banyak, biar mereka nggak perlu repot nyari tempat tinggal.

Mama :
Loh? Bukannya rumahmu bentar lagi mau kamu jual? Nanti pindah kemana rencananya?

Tante Anna :
Ya dari sekarang nyari rumah baru buat aku berdua sama suami, bareng-bareng nikmatin hidup berdua

Mama :
Kenapa nggak pindah sama anakmu?

Tante Anna :
Anak udah dewasa, udah berkeluarga pula, mereka juga punya kehidupan masing-masing. Kita jadi orang tua ya nggak bisa berharap banyak lagi dari mereka. Mereka aja nggak ajak aku tinggal sama mereka, nggak mungkin kita yang minta. Nggak apa-apa, aku nggak mau jadi beban mereka.

One thought on “Anak udah dewasa, nggak bisa diharapkan

  1. momol June 15, 2014 / 6:12 am

    wew….kok byk ya anak udah nikah jadi gitu? tante aku juga gitu kak, dia tinggal sendirian dirumahnya padahal udah umur 70an. Anaknya jauh semua, tante aku di jakarta, anaknya pada di tangerang 😦 Tega banget ya ditinggal sendirian.

Apa komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s