Nyobain makanan khas Korea di Kedai Korea waktu diskon up to 50%

Kakak ajak aku makan makanan korea di tempat namanya Kedai Korea, kebetulan lagi ada promo diskon up to 50%.

kedai korea diskon – instagram @kedai.korea

Kedai Korea ini udah buka dari 2015 tapi kami belum sempat coba, berhubung lagi libur jadi kami sempatkan untuk coba.

Baru masuk aja udah berasa di Korea, dalamnya persis kedai-kedai yang biasa di Korea. Kebetulan lagi mendung banget dan di dalam berasa adem, aku nggak tau ya kalau cuaca lagi panas gimana.

Lokasinya nih disini. Maaf aku lupa foto isi menunya.

Setelah aku pesan, mbak-mbaknya bawa semacam akuarium kaca bulat, tapi isinya bola-bola sterofoam kecil dan sedotan isi undian. Jadi, yang dimaksud diskon up to 50% itu tuh berdasarkan undian, syaratnya minimal pesanan 150.000. Aku dapat yang diskon 10%, hmmm kira-kira di dalam akuarium itu ada berapa kertas yang tulisannya 50% ya…

Karna aku bungkus (take away), dikenakan biaya 3.000 per kemasan, karna aku bungkus 5 makanan, jadi aku harus bayar tambahan 15.000, ya packaging memang mahal dan harganya segitu. Kalau nggak mau bayar tambahan biaya, coba aja bawa tempat makan sendiri, siapa tau boleh 😀

Ini Fried Mandu, alias pangsit ala Korea. Ini aku belinya 2 porsi (1 porsi isi 3). Mandu ini versi dideep fried, bukan pan fried. Untuk cocolannya, dikasih kecap dan irisan cabe. Ini enak! Dagingnya wangi dan berhubung makan berdua sama kakak, jadi masing-masing makan 3. Nggak cukup!

Ini Bulgogi Kimbap, sushi ala Korea diisi dengan tumisan daging sapi (bulgogi). Rasanya sebenarnya enak, tapi sayangnya waktu pesanan dikasih dan aku cek satu-satu, kimbapnya kupegang masih panas dan tutup kemasannya keringatan di dalam, berarti si kimbap digulung dengan keadaan nasinya masih panas (seharusnya nggak boleh, kimbap harusnya digulung dengan nasi yang nggak panas). Jadi selama perjalanan pulang, tutupnya kubuka biar nggak basah keringatan.

Spicy Yangnyeom Chicken, ayam goreng berbumbu ala Korea. Yangnyeom artinya berbumbu. Ini aku pilih yang pedas (di menu ada yang original), pedasnya cukup berasa dan bikin bibir merah. Yangnyeom Chicken yang ini nggak bertulang, dan lebih kering dibanding umumnya. Yangnyeom chicken umumnya agak lengket karna bersaus, tapi ini enggak. Rasanya enak, walau ini bukan yangnyeom chicken seperti asli Korea, dari permukaan ayam gorengnya beda dengan yangnyeom chicken ala Korea. Dari bentuk dan rasanya persis sama chicken karaage Fiesta yang dikasih bumbu.

Tteokbokki, makanan yang umumnya orang Indonesia udah hampir pada tau. Waktu aku pesan ini mbaknya tanya, “telurnya mau setengah matang atau matang?”, karna aku nggak makan di tempat, aku minta yang matang aja. Rasa tteokbokkinya kurang medok dan agak hambar.

Dakgalbi Rice Bowl (kalau nggak salah ingat), ini yang paling enak dan puas makannya. Seporsi ada telur, dakgalbi (tumisan ayam), japchae (tekstur mirip bihun tapi lebih kenyal) dan kimchi. Dipadu jadi satu rasanya enak, walau rasanya ringan banget, nggak terlalu medok. Kata kakak, sayang nggak beli lebih.

Untuk segi harga, harga makanannya agak mahal dengan porsi dikit begitu. Contohnya tteobokki 30.000 cuma seukuran cup kecil.

Mau makan disini lagi kah aku? Mau, untuk makan paket nasinya.

Update :
Kedai Korea pindah ke Mall Artha Gading, untuk info lengkap (siapa tau pindah tempat atau lainnya) ke instagramnya aja di @kedai.korea

Apa komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s